Penanaman Bibit Buah Menggunakan Rockwool

bibit tanaman buahMenanam bibit buah di rumah atau pekarangan yang kita miliki kebanyakan dengan menggunakan tanah. Tanah menjadi media utama untuk bercocok tanam. Namun tahukah kamu jika Rockwool ternyata juga bisa digunakan untuk menanam? Apalagi jika kamu ingin menanam buah yang cepat panen, Rockwool bisa menjadi pilihan lain dan menghasilkan buah yang berkualitas. Apakah kamu sudah tahu apa itu Rockwool?

Menanam Bibit Buah Dengan Rockwool

Menemukan lahan tanah di zaman seperti sekarang memang tidak mudah. Tantangan masa depan bagi pertanian adalah menemukan alternatif lain dalam bercocok tanam. Salah satunya dengan mengganti tanah dengan Rockwool. Bibit buah dapat ditanam melalui Rockwool. Tahukah kamu apa itu Rockwool? Rockwool merupakan media pengganti tanah ketika kita melakukan bercocok tanam. Rockwool menjadi media tanam anorganik yang menyerupai busa. Selain itu Rockwool juga memiliki serabut-serabut yang lembut dan halus. Untuk beratnya sendiri memiliki massa yang sangat ringan. Dalam literatur lain seperti Roni Arifin disebutkan bahwa Rockwool terbuat dari batu basalt yang dipanaskan hingga mencair. Kemudian cairan tersebut dapat diputar seperti pembuatan arum manis. Selama pemutaran tersebut, batu basalt yang cair secara perlahan akan berubah menjadi benang-benang yang sangat halus. Hasil tersebut kemudian dipadatkan sehingga membentuk kain wool yang terbuat dari rock.

Melalui kain wool itulah tanaman buah akan tumbuh. Apalagi jika Rockwool memiliki kemampuan dalam menahan air dan udara dalam jumlah yang baik. tentunya hal ini dapat mendukung perkembangan akar tanaman. bagi kamu yang ingin menanam dengan Rockwool, maka tidak perlu membuatnya sendiri. Kini sudah ada banyak toko-toko tanaman yang telah menyediakan Rockwool. Harganya juga sangat bervariasi tergantung ukuran yang kamu inginkan. Satu Rockwool dengan ukuran 1 meter bisa kamu gunakan untuk bibit buah lebih dari sepuluh. Nah itulah informasi mengenai penggunaan Rockwool dalam menanam buah. Dengan memanfaatkannya secara optimal, tentunya kita telah menghemat lahan tanah. Selain itu, kita secara tidak langsung telah mengembangkan cocok tanam yang lebih modern.