Pedoman Budidaya Kelapa Sawit

budidaya kelapa sawitSiapa yang tidak mengenal tanaman kelapa sawit? Anda tentu mengenal tanaman penghasil minyak ini bukan? Yah, buah kelapa sawit merupakan penghasil minyak yang sangat berguna untuk berbagai keperluan. Indonesia sendiri dikenal sebagai negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Beberapa wilayah Indonesia yang menjadi pusat budidaya kelapa sawit adalah di Aceh, Jawa, Sulawesi, dan Pantai Timur Sumatera. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang menggeluti dunia bisnis yang satu ini karena memberikan banyak keuntungan. Peluang usaha budidaya tanaman kelapa sawit memang sangat menjanjikan. Bisnis ini juga tentu memiliki masa depan yang cerah di masa yang mendatang. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda juga ingin ikut bergabung untuk mengembangkan bisnis tanaman sawit ini. Lalu, bagaimana cara memulai bisnis tanaman kelapa sawit?

Cara Memulai Bisnis Budidaya Kelapa Sawit

Sebelum mulai menjalankan bisnis perkebunan kelapa sawit, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah mengenai sifat dan ciri-ciri dari tanaman kelapa sawit itu sendiri. Jika Anda tidak mengetahui sifat dari tanaman ini, maka akan sulit bagi Anda untuk mengembangkan bisnis ini untuk meraih kesuksesan. Oleh karena itu, tahap awal sebelum Anda mulai membangun bisnis budidaya kelapa sawit adalah dengan belajar mengenai semua hal yang berkaitan dengan tanaman kelapa sawit. Tanaman kelapa sawit yang sering dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia biasanya berasal dari jenis E.guineensis dan E.olifera. Buah sawit sendiri biasanya dibedakan berdasarkan ketebalan cangkang yang dimiliki. Berdasarkan ketebalan cangkangnya, maka tipe kelapa sawit diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu Dura, Pisifera, dan Tenera.

Dura merupakan jenis buah sawit yang memiliki cangkang cukup tebal. Oleh karena itu, tipe buah sawit yang satu ini seringkali dianggap dapat membuat mesin pengolah minyak cepat rusak. Meskipun demikian, namun kelapa sawit jenis ini memiliki tandan buah yang mengandung banyak minyak yaitu sekitar 18%. Pisifera sendiri merupakan tanaman kelapa sawit yang tidak memiliki cangkang, namun bunga betina dari tanaman ini bersifat steril sehingga sangat jarang terjadinya pembuahan. Akibatnya, buah yang dihasilkan pun sangat jarang. Sedangkan Tenera merupakan tanaman kelapa sawit hasil persilangan dari induk Dura dan jantan Pisifera. Yuk, kunjungi kelapasawit.ptnasa.net untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang budidaya tanaman kelapa sawit!